CLAT Angkat Bicara Perihal Gubernur SulSel Yang Terjaring OTT KPK

  • Bagikan

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Sabtu, 27 Februari 2021 pada pukul 01.00 Wita.

Nurdin dikabarkan ditangkap bersama Agung Sucipto (Kontraktor, 64 Thn), Nuryadi (Sopir pak Agung, 36 Thn), Samsul Bahri (Adc Gubernur Prov. Sulsel, Polri,  48 Thn), Edy Rahmat (Sekdis PU Provinsi Sulawesi Selatan), Irfandi (Sopir Edy Rahmat). Adapun arang bukti yang diamankan oleh Tim KPK yaitu 1 (satu)  koper berisi uang sebesar Rp. 1 Milyar yang di amankan di Rumah Makan Nelayan Jl. Ali Malaka, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar.

Menanggapi hal tersebut Celebes Law And Transparency selaku lembaga penggiat anti korupsi di Sulawesi Selatan angkat bicara dan mengapresiasi hal tersebut.

Muh. Irvan Sabang, S.H. menilai bahwa langkah KPK untuk menjaring Nurdin Abdullah selaku Gubernur Sulawesi Selatan yang bisa dikatakan orang nomor 1 di Sulawesi Selatan merupakan terobosan yang sangat bagus.

“Ini tentunya akan memperbaiki citra KPK di masyarakat & semakin memperkuat taring KPK sebagai lembaga pemberantasan korupsi terkemuka di Indonesia,” kata Muh. Irvan, S.H.

Lanjut, Irvan juga memberikan masukan kepada KPK untuk menangani perkara ini secara transparan, profesional & mengedepankan asas equality before the law.

  • Bagikan